Amanat.news – Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Husnul Aqib, berharap Aisyiyah terus meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, gerakan dakwah kemanusiaan harus senantiasa berpijak pada kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Husnul Aqib pada acara Panca Lomba Aisyiyah Milad ke-109 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah Paciran, Lamongan, Kamis (25/6/2026). Dalam sambutannya ia mengajak Aisyiyah terus menghadirkan gerakan dakwah yang manfaatnya lebih luas.
“Gerakan dakwah kemanusiaan harus senantiasa berpijak pada kondisi nyata yang dihadapi masyarakat, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas sekaligus memperkuat semangat perdamaian dan kepedulian sosial,” kata Husnul Aqib.
Aqib mengungkapkan, sebagai anggota Komisi A yang membidangi persoalan hukum, ia sering menjumpai berbagai persoalan sosial yang memerlukan perhatian serius. Sebagai contoh, masih banyak perempuan yang harus menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal.
Wakil rakyat dari Dapil Jatim XIII ini juga menyebut maraknya anak-anak dan remaja yang terpapar judi online maupun pinjaman online. Fenomena ini, menurut Aqib, berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, yang memengaruhi pendidikan, kesehatan mental, hingga masa depan generasi muda.
Melihat kondisi tersebut, ia berharap Aisyiyah terus memperkuat perannya melalui dakwah yang menyentuh persoalan nyata di masyarakat. Bukan sekadar menggelar kegiatan-kegiatan yang sebatas acara seremonial saja.
“Tetapi diwujudkan dalam bentuk edukasi, pendampingan keluarga, penguatan nilai-nilai moral dan agama, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencegah dan mengatasi persoalan sosial tersebut,” ujarnya.
Mengacu pada tema kegiatan, “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, Aqib menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Aisyiyah. Ia menilai, Aisyiyah selalu konsisten dalam membangun dakwah melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Menurutnya, berbagai perlombaan seperti pidato, tartil Al-Qur’an, praktik merawat jenazah, senam Aisyiyah, hingga ecoprint bukan hanya menjadi ajang kompetisi. Lebih dari itu juga sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam acara yang digelar di Pondok Al Ishlah, Sendangagung, itu, Husnul Aqib juga menyampaikan rasa antusiasnya. Aqib mengatakan, setiap kali menerima undangan dari organisasi otonom Muhammadiyah, khususnya Aisyiyah, ia selalu bersemangat karena teringat almarhumah ibunya.
“Saya selalu antusias setiap diundang kegiatan ortom, terutama Aisyiyah. Hal ini mengingatkan saya kepada almarhumah ibu saya yang merupakan pejuang akar rumput di Aisyiyah,” ungkap politisi yang juga menjabat Sekretaris DPW PAN Jawa Timur itu.#
Reporter : Faiz Rizal Izzudin
